ROMANSA
KEMBALI KUTULIS PUISI kembali kutulis puisi meski dengan rima yang patah meski dengan sajak yang retak aku mencari kata yang hilang kembali kubaca puisi meski dengan irama yang latah meski dengansuara yang serak aku menanti nada yang tertahan kembali kulukis puisi meski dengan warna yang kusam meski dengan nuansa yang kelam aku mereka wajah yang temaram aku kan terus berpuisi selama puisi-puisiku belum tergenapi kaulah kata yang hilang kaulah nada yang tertahan kaulah wajah yang temaram ; yang kan menggenapi puisi hidupku bone, 15 februari 2005 |