semua hanyalah timbunan kata-kata, yang alih-alih memperkaya pemahaman, malah menjebak makna dalam aksara

Tuesday, April 28, 2009

Menanggung Rindu

Kalbu,
Seperti Berjelaga
Rindu,
Menjalar ke Raga

Tak pernah cukup kata
memapar apa yang di jiwa
cuma terpana
rasa merana

susah sungguh
bermandi peluh
menanggung rindu

Sunday, April 19, 2009

Anakku

Sumringah
bibir merekah
senyum indah

anakku
menggeliat-geliat
tangan mencak-mencak
kaki menyepak-nyepak
diselingi derai tawa
atau tangis manja

tingkahmu lucu
pintar meniru

tangismu memelas
membuat gemas

lirikanmu nakal
tapi jauh dari binal

anakku
pipimu montok
nikmat dicipok

cium pipi kiri, Alhamdulillah
cium pipi kanan, Syukurillah
Kecup di kening, Subhanallah
kau tersenyum manis sekali

Friday, April 17, 2009

Mirip Kodok

terkantuk-kantuk
kepala terantuk-antuk
meja, kursi
menjadi solusi
bagi kepala yang butuh sandaran
yang butuh bantalan
dan mata yangb hampir lelap

kesadaran perlahan menghilang
khayalanpun bertandang
tak ada konsentrasi
apalagi diskusi
hanya mimpi yang menari-nari

"hroookk... hroooookkk... hroooookkkk.."
tertidur dan ngorok
mirip kodok

Thursday, April 16, 2009

Hamba = Hantu

tersaruk dalam belukar waktu
terjerat jam-jam yang bisu
menit-menit yang kaku
dan detik yang membeku
terpaku
menatap hantu

Tuhan yang Maha Tahu
selamatkan hamba
dari bekapan ruang hampa
dan bayang-bayang maya
dijebak hantu

tapi apa benar
hamba terjebak hantu
apa tidak benar
hantu terjebak hamba
atau jangan-jangan
hamba adalah ahntu
bukankah hantu adalah hamba juga?