semua hanyalah timbunan kata-kata, yang alih-alih memperkaya pemahaman, malah menjebak makna dalam aksara

Tuesday, September 07, 2010

sebilah belati terjepit di selangkangan istriku

# 1

sebilah belati berada di pelukan istriku
setiap hari, sepanjang malam
sebagai pengganti guling
menemani tidur malamnya

belati itu tersembunyi di balik daster merah jambu
yang dipakainya hampir tiap malam
aku melihat belati itu, bagian gagang
menyembul di balik selangkangan

setiap malam saat ku tiba
di kamar tidur
selalu larut
selalu menjelang subuh
selalu ku lihat istriku terlelap
selalu ku lihat belati itu di peluknya
selalu dalam kelambu sempit

tak ada ruang tersisa di tempat tidur
selalu penuh peluh
selalu ku lihat istriku mengerjap-ngerjap
selalu kulihat belati itu dibenamnya
selalu dalam selangkangannya, terjepit

:aku cemburu!


# 2

tak pernah ada kesah istriku
setiap malam, sepanjang hari
meski tak pernah ku menemaninya
tidur di tilam setiap malamnya

tak pernah ku lihat di siang hari belati itu
entah disembunyikan dimana tiap subuh
gagangnyapun tak pernah ku sentuh
apalagi bilah belati yang bercahaya biru

setiap pagi saat ku berangkat kerja
di beranda depan
selalu dia mengantarku
selalu menjelang subuh
selalu dengan kecup syahdu
selalu dengan kerling merayu
selalu bersama segelas madu

tak ada tanda amarah di sudut matanya
selalu berpandangan teduh
selalu ku lihat daster merah kesumba
selalu dengan make up sempurna
selalu menanti entah siapa

:aku takut!

ocehan pada "sebilah belati terjepit di selangkangan istriku"

 

tulis ocehan